17/05/13

Kenampakan Alam dan Keadaan Sosial Indonesia dan Negara Tetangga

Letak Indonesia dan Negara-Negara Asia Tenggara

Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang terdiri atas + 17.000 pulau besar dan kecil.  Indonesia disebut Nusantara, karena Indonesia adalah negara kepulauan yang diapit oleh benua dan samudra.  Indonesia juga disebut sebagai “untaian zamrud di khatulistiwa” karena Indonesia dilalui oleh garis khatulistiwa.  Di Indonesia terdapat kurang lebih 300 kelompok keturunan yang berbeda, bahasa yang berbeda, dan berbagai adat istiadat diturunkan dari generasi ke generasi.

Indonesia merupakan negara yang terletak di kawasan Asia Tenggara.  Asia Tenggara merupakan salah satu wilayah tempat bertemunya bermacam-macam suku bangsa.  Penduduk asli Asia Tenggara mempunyai ciri berkulit gelap dan berbadan kecil.  Proses peleburan suku bangsa di Asia Tenggara terjadi karena adanya perpindahan penduduk dari bagian Cina bagian selatan ke kawasan Asia Tenggara pada tahun 2500 SM.

Beberapa negara di Asia Tenggara yang memiliki perkembangan ekonomi yang cukup pesat adalah Singapura, Brunei Darussalam, dan Malaysia.  Singapura berkembang menjadi negara pelabuhan yang ramai.  Brunei Darussalam menjadi negara kaya karena menghasilkan minyak bumi yang melimpah.  Malaysia menjadi negara cukup maju karena mempunyai landasan ekonomi yang kuat. Menara Petronas merupakan salah satu lambang kemajuan negara Malaysia.

Secara umum iklim di Asia Tenggara adalah tropis dan seringkali basah.  Sebagian besar negara-negara di Asia Tenggara mengalami musim kemarau dan penghujan. Indonesia mengalami curah hujan yang panjang sepanjang tahun.  Sementara di  beberapa negara seperti Myanmar dan Filipina sering terjadi badai hujan yang  ganas dan angin topan.

Kenampakan Alam Indonesia dan Negara-Negara Tetangga

Negara-negara di Asia Tenggara adalah:
1.      Indonesia
2.      Malaysia
3.      Singapura
4.      Filipina
5.      Thailand
6.      Brunei Darussalam
7.      Vietnam
8.      Laos
9.      Myanmar
10.  Kamboja

Negara-negara di Asia Tenggara bergabung dalam suatu perhimpunan yang disebut ASEAN  (Association of southeast Asian Nations).   Secara astronomis wilayah Asia Tenggara terletak antara 23oLU sampai 11oLS dan 92oBT sampai 141oBT. Secara geografis, Asia Tenggara terletak di sebelah tenggara dari Benua Asia yang menjorok ke laut dan membentuk semenanjung besar dengan rangkaian pulau besar dan kecil.

Asia Tenggara diapit oleh dua benua yaitu Benua Asia (sebelah barat laut dan Benua Australia (sebelah selatan).  Selain itu Asia Tenggara juga diapit oleh dua samudra, yaitu Samudra Hindia (sebelah selatan dan barat) dan Samudra Pasifik (sebelah timur).

1.      Indonesia

Luas Negara
:  1.904.570 km2
Ibu Kota
Jakarta
Batas Negara


Utara
:  Singapura, Laut Cina Selatan, Malaysia, Selat Malaka, Samudra Pasifik

Timur
:  Papua Nugini

Selatan
:  Samudra Hindia

Barat
:  Samudra Hindia
Bahasa
:  Bahasa Indonesia
Mata Uang
:  Rupiah
Lagu Kebangsaan
Indonesia Raya
        
Letak Indonesia berada di sebelah tenggara Semenanjung Malaka.  Secara geografis, Indonesia terletak dalam persilangan antara Benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.  Oleh karena itu Indonesia disebut Nusantara.  Nusa berarti pulau, antara berarti diapit.  Jadi Indonesia adalah negara yang diapit oleh dua benua dan dua samudra.

Indonesia terletak di persimpangan dunia baik jalur laut maupun jalur udara. Hal itu merupakan keuntungan.  Pelayaran dan transportasi udara dari selatan akan melintasi Indonesia untuk menuju ke barat, dan sebaliknya.


2.      Malaysia

Luas Negara
:  332.556 km2
Ibu Kota
Kuala Lumpur
Batas Negara


Utara
:  Thailand dan Laut Cina Selatan

Timur
:  Laut Sulu dan Indonesia

Selatan
:  Singapura dan Indonesia

Barat
:  Selat Malaka
Bahasa
:  Melayu
Mata Uang
:  Ringgit
Lagu Kebangsaan
:  Negaraku

Malaysia merupakan Negara yang berada di wilayah Semenanjung Malaka.  Malaysia merdeka pada tanggal 31 Agustus 1956.  Bentangan wilayah Malaysia dibagi jadi dua wilayah yaitu Malaysia barat, Jazirah Malaya hingga daerah Genting Kra sampai ke Selat Johor dan Malaysia Timur, meliputi Sabah dan Serawak yang berada pada Kalimantan bagian utara.


3.      Singapura

Luas Negara
:  618km2
Ibu Kota
:  Singapura
Batas Negara


Utara
:  Selat Johor

Timur
:  Selat Karimata

Selatan
:  Selat Singapura

Barat
:  Selat Malaka
Bahasa
:  Inggris
Mata Uang
:  Dollar Singapura
Lagu Kebangsaan
:  Majulah Singapura

Singapura merupakan negara terkecil di Semenanjung Malaka yang merupakan negara kota atau negara pulau.  Awalnya Singapura merupakan kota pelabuhan kecil yang dibangun Sir Thomas Stamford Raffles  tahun 1819.  Tahun 1959 Singapura melepaskan diri dari jajahan Inggris.  Kemudian tahun 1963 Singapura membentuk negara federasi dengan Malaysia.  Dan pada tanggal 9 Agustus 1965 Singapura menjadi negara yang berdaulat.  

4.      Filipina

Luas Negara
:  300.000 km2
Ibu Kota
Manila
Batas Negara


Utara
:  Taiwan

Timur
:  Samudra Pasifik

Selatan
:  Laut Sulawesi dan Laut Sulu

Barat
:  Laut Cina Selatan
Bahasa
:  Tagalog dan Inggris
Mata Uang
:  Peso
Lagu Kebangsaan
:  Lupang Hinirang

Filipina merupakan negara kepulauan yang mempunyai pusat penelitian padi (IRRI) di Los Banos.  Filipina merdeka dan berdaulat sejak 12 Juni 1946.  Sebelumnya Filipina pernah dijajah oleh bangsa Spanyol, Amerika Serikat, dan Jepang.  Secara geografis Filipina terletak di sebelah timur Laut Kalimantan.


5. Thailand

Luas Negara
:  514.000 km2
Ibu Kota
Bangkok
Batas Negara


Utara
:  Laos dan Myanmar

Timur
:  Kamboja dan Laos

Selatan
:  Teluk Siam dan Malaysia

Barat
:  Samudra Hindia dan Myanmar
Bahasa
:  Thai
Mata Uang
Bath
Lagu Kebangsaan
:  Pheng Chat

Negara Thailand atau Muangthai mendapat julukan Rumah Rakyat Merdeka karena merupakan satu-satunya negara di wilayah Asia Tenggara yang  tidak pernah dijajah bangsa asing.  Selain itu, Thailand juga sering disebut Negeri Seribu Pagoda.  Bentangan secara geografis berada di daratan Asia Tenggara dan sebagian kecil di Semenanjung Malaka.  Thailand adalah “lumbung padi” di Asia karena banyak menghasilkan beras.


6.  Brunei Darussalam

Luas Negara
:  5.776 km2
Ibu Kota
Bandar Seri Begawan
Batas Negara


Utara
:  Laut Cina Selatan

Timur
:  Malaysia

Selatan
:  Malaysia

Barat
:  Serawak negara bagian Malaysia
Bahasa
:  Melayu dan Inggris
Mata Uang
:  Dollar
Lagu Kebangsaan
:  Allah Peliharalah Sultan

Brunei Darussalam merupakan negara terkaya di Asia Tenggara.  Perekonomian bergantung pada hasil tambang minyak bumi.  Secara geografis, Brunei terletak di pantai timur laut Kalimantan Utara.  Pada tanggal 1 Januari 1984 Brunei Darussalam terbebas dari pengawasan Inggris. 


7.  Vietnam

Luas Negara
:  329.707 km2
Ibu Kota
:  Hanoi
Batas Negara


Utara
:  RRC

Timur
:  Laut Cina Selatan

Selatan
:  Laut Cina Selatan

Barat
:  Kamboja dan Laos
Bahasa
:  Vietnam
Mata Uang
:  Dong
Lagu Kebangsaan
:  Tueb Quan Ca

Negara Vietnam semula terdiri atas negara Vietnam Utara dan Vietnam Selatan.  Tahun 1979 kedua negara tersebut bergabung menjadi satu negara dengan nama Republik Sosialis VietnamVietnam merupakan negara bekas jajahan Prancis dan Amerika Serikat.


8.  Laos

Luas Negara
:  236.800 km2
Ibu Kota
:  Vientiane
Batas Negara


Utara
:  RRC

Timur
Vietnam

Selatan
Thailand dan Kamboja

Barat
Myanmar dan Thailand
Bahasa
:  Lao
Mata Uang
:  Kip
Lagu Kebangsaan
:  Pheng Xat Lao

Negara Laos jika dilihat dari istilah berasal dari kata lan xang yang artinya kerajaan jutaan gajah.  Wilayah Laos seluruhnya berada di wilayah daratan dan tidak mempunyai wilayah laut. 


9.  Myanmar

Luas Negara
:  676.552 km2
Ibu Kota
Yangon (Rangoon)
Batas Negara


Utara
:  RRC

Timur
Thailand dan Laos

Selatan
:  Teluk Benggala dan Laut Andaman

Barat
Bangladesh
Bahasa
Myanmar
Mata Uang
:  Kyat
Lagu Kebangsaan
:  Gba Majay Mymar

Pada awalnya, Myanmar bernama Burma.  Tahun 1989 berubah menjadi Myanmar. Negara ini merdeka pada tanggal 4 Januari 1948.  Secara geografis Myanmar berada di Semenanjung Indocina dekat Teluk Benggala.


10.  Kamboja

Luas Negara
:  181.040 km2
Ibu Kota
Phnom Penh
Batas Negara


Utara
:  Thailand dan Laos

Timur
Vietnam

Selatan
:  Teluk Siam

Barat
Thailand
Bahasa
:  Khmer
Mata Uang
:  Riel
Lagu Kebangsaan
:  Nakoreach

Negara Kamboja disebut juga Kampuchea. Negara Kamboja termasuk salah satu negara Indocina yang merupakan bekas jajahan Prancis.  Kamboja merdeka dan berdaulat pada tanggal 9 November 1953.  Secara geografis, Kamboja berada di Semenanjung Indocina.

Keadaan Sosial Indonesia dan Negara-Negara Tetangga
Keadaan Sosial di Indonesia
Penduduk
            Suku bangsa Indonesia termasuk rumpun Melayu yang terdiri dari :
1.      Proto Melayu (Melayu Tua) yang awalnya tinggal di daerah sepanjang pantai.  Dari suku ini diturunkan suku Batak, Dayak, Toraja, dan Kubu.
2.      Ras Deurto Melayu (Melayu Muda).  Dari suku ini diturunkan suku Bugis, Sunda, Jawa, dan Bali.
3.      Ras Waddoid yang bercirikan rambut keriting, tubuh pendek, dan kulit hitam.  Dari suku ini diturunkan suku papua. 
           
            Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia megalami penurunan sangat cepat.  Tahun 1980 – 1990 pertumbuhan penduduk Indonesia 1.97 % sedangkan tahun 1990 – 2000 pertumbuhan penduduk Indonesia 1,49 %.   Hal ini antara lain disebabkan berhasilnya program keluarga berencana dan pemerataan penduduk melalui transmigrasi.

Kriminalitas
            Tindakan kriminal merukan tindakan melanggar hukum pidana (kejahatan).  Contoh tindakan kriminal di Indonesia antara lain perampokan, pembunuhan, pencurian, perdagangan obat terlarang, dan korupsi.

Pengangguran
Pengangguran di Indonesia semakin meningkat karena laju pertumbuhan lapangan kerja tidak bisa mengimbangi laju pertambahan jumlah pencari kerja.  Sehingga banyak perusahaan swasta tutup atau dilikuidasi pemerintah sehingga menimbulkan PHK.

Gangguan Keamanan
Gangguan keamanan di Indonesia antara lain :
·         Gerakan Papua Merdeka
·         Gerakan Maluku Selatan
·         Tindakan pengeboman/terorisme
·         Kerusuhan berbau SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan)

Keadaan Sosial di Negara-Negara Tetangga
Penduduk
Negara
Suku Bangsa
Laju pertumbuhan
Laju pertumbuhan
Malaysia
Semang dan Sekai (penduduk asli)
Melayu (50 %), Cina (32 %), India (9 %), Pakistan, Arab, dan Eropa
2 %
(2001)
22,7 juta jiwa
Thailand
Mongoloid (penduduk asli)
Keturunan Cina, India, dan Indocina
0.8 %
(2001)
62,4 juta jiwa
Filipina
Suku Mestis, Moro, Negrito, Cina dan Filipino (bangsa Mestis keturunan Melayu, Spanyol dan Tagalog)
720 jiwa per
mil2
(2002)
82,8 juta jiwa
Singapura
Cina, Melayu, India, Pakistan
0.9 %
(2002)
2,9 juta jiwa
Brunei
Melayu, Cina
2 %
(2001)
0.3 juta jiwa
Vietnam
Vietnam, Vina, Kamboja, Campa
1.4 %
(2001)
79,9 juta jiwa
Myanmar
Burma, Karen, Shan, Rakhin, Chin, India, dan Cina
1.6 %
(2001)
47,8 juta jiwa
Laos
Laos, Mon Khmer, Yos, dan Thai
2.5 %
(2001)
47,8 juta jiwa
Kamboja
Khmer, Cina, dan Vietnam
1.7 %
(2001)
13,1 juta jiwa
Timor Leste
-
-
1,04 juta jiwa
(2002)
Papua Nugini
Papua dan Austronesia (Cina, Eropa, Australia, Filipina, Srilanka, dan India)

2,5 juta jiwa
Australia
Aborigin dan Eropa
1.1 %
19,5 juta jiwa


Ketenagakerjaan
Masalah ketenagakerjaan di Malaysia sering  melibatkan Indonesia yaitu masalah TKI.  Walaupun pengiriman TKI secara resmi diatur oleh PJTKI tetapi pada kenyataannya masih banyak TKI gelap/ilegal yang tidak memiliki paspor dan dokumen lain.  Sehingga pemerintah Malaysia memulangkan para TKI ilegal tersebut ke Indonesia.

Kerusuhan
Kerusuhan di Thailand muncul sejak tahun 1960-an oleh gerilyawan komunis.  Pada bulan April 2004 terjadi kerusuhan di daerah Yala, Pattani dan Songkhla yang memakan korban 112 orang.

Di Moro Filipina juga terjadi kerusuhan oleh para gerilyawan muslim Moro tetapi dapat dicegah oleh pemerintah Filipina.

Kriminalitas
            Bentuk kriminalitas yang terjadi adalah penyelundupan narkotika dan obat terlarang di Myanmar, Thailand, dan Laor (segitiga emas : daerah penghasil tanaman terlarang seperti opium).  Bentuk kriminalitas lain adalah penyelundupan barang berharga seperti elektronika dan mobil mewah.

            Sikap mewaspadai terhadap masalah sosial di Indonesia dapat dilakukan dengan cara :
  1. Meningkatkan sistem keamanan lingkungan misalnya dengan ronda keliling.
  2. Saling menjaga dalam pergaulan di masyarakat dengan tidak membedakan suku, agama, dan ras (SARA) serta status sosial.
  3. Bersikap peduli kepada masyarakat misalnya dengan hidup bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan, saling membantu sesama warga, menjaga keamanan lingkungan.
  4. Pemerataan pembangunan yang dapat dilakukan melalui tiga cara yaitu sumber dana mutlak dari pemerintah (APBN dan APBD), sumber dana murni dari masyarakat, dan sistem blockgrand (bantuan pemerintah yang ditopang swadaya masyarakat).
  5. Keharmonisan masyarakat yang akan terwujud jika tidak muncul gejala sosial yang bersifat negatif di masyarakat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar